top
logo

Search

Facebook Image

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini123
mod_vvisit_counterKemarin112
mod_vvisit_counterMinggu ini433
mod_vvisit_counterBulan ini1401
mod_vvisit_counterTotal406326

Online (20 minutes ago): 2
Your IP: 54.198.41.76
Sekarang: 2018-08-15 23:16

Hasil Samping Tanaman Kelapa Bag. 3 Print E-mail

Hasil Samping Tanaman Kelapa Bag. 3

Air Kelapa sebagai Nata de Coco
Nata de coco merupakan bahan makanan yang sangat lezat, yang dimakan dalam berbagai bentuk makanan seperti koktil buah, es krim atau dalam sirup yang sangat baik untuk diet makanan berserat. Secara ringkas skema pembuatan nata de coco dapat dinyatakan sebagai berikut:
Air kelapa yang telah disaring (12 mangkuk) → dididihkan → didinginkan → diberi starter Acetobacter xylinum 2 mangkuk, asam asetat glacial 1/2 mangkuk,
dan ditambah gula 1 mangkuk → dicampur hingga merata → disimpan selama 14 hari → nata de coco mentah → dipotong-potong, dicuci sampai rasa asam
hilang, ditiriskan → ditambahkan sirup gula (2 mangkuk gula, 1 mangkuk air) → di masukkan dalam botol → direbus pada air mendidih 30 menit → nata de coco siap dikemas.

Penggunaan Air Kelapa sebagai Penggumpal Lateks
Air kelapa mempunyai potensi untuk menurunkan pH lateks dan cukup bersih dari kotoran fisik, apabila air kelapa difermentasikan dengan menggunakan ragi
tape maka dapat terbentuk asam asetat atau asam amino yang dapat menggumpalkan lateks. Berdasarkan hasil penelitian Puslitbun Sungai Putih,
hasil yang baik untuk menggumpalkan lateks adalah penggunaan air kelapa ditambah ragi 13,5% kemudian dilakukan fermentasi pada suhu 30°C selama 4
hari. Cara pelaksanaannya adalah sebagai berikut:
a. Siapkan air kelapa
b. Tambahkan ragi 13,5% dari volume air kelapa tersebut
c. Diamkan/diperam dan ditutup supaya tidak tercampur bahan kotoran lain selama 4 hari
Untuk menggumpalkan lateks, dipergunakan 5-10 cc larutan air kelapa tersebut ke dalam setiap 1 liter lateks. Keuntungan yang diperoleh adalah penggumpalan lebih cepat dan tidak mengotori karet sepanjang penanganannya bersih.

 

Nanik Anggoro P
Penulis dari BBP2TP
Dimuat dalam Tabloid Sinar Tani, 22 – 28 April 2009

 

Add your comment

Your name:
Your email:
Comment:
Joomla SEO powered by JoomSEF

Polling

Dari mana anda mengetahui website kami?
 

Google Translate

Ads by google


bottom
top

Ads by google


bottom